Berita

Lonjakan Sampah Capai 60 Persen, Banyumas Kewalahan Saat Lebaran

BANYUMAS – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Sumpiuh mengalami lonjakan volume sampah. Kondisi tersebut terjadi sejak H-1 lebaran.

“Pada H-1, pelanggan minta dinolkan supaya rumah ketika lebaran sudah bersih dari sampah. Sehingga terjadi lonjakan sampah hingga 60 persen dari hari biasa,” papar Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPST Sumpiuh Sutarno, Jum’at (4/4/2025).

Peningkatan volume sampah pelanggan yang masuk ke hanggar berdampak pada pemilah mengalami kewalahan. Belum habis terkelola, sampah sudah datang lagi.

Bahkan kendaraan roda tiga pengangkut sampah pelanggan sampai mengantri untuk bongkar muatan ke mesin pemilah sampah.

“Pengelolaan sampah juga terkendala oleh operasional mesin pemilah yang tersendat. Ada kerusakan jadi tiap sekira setengah jam berhenti sendiri, nanti mesin jalan lagi,” sambung Sutarno.

Semua personil KSM TPST Sumpiuh masih terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengurai tumpukan sampah. Termasuk sampah pelanggan dari H-1 yang belum rampung terkelola.

Sementara itu, residu sampah dari hasil pengolahan masuk ke mesin pirolisis. Guna memaksimalkan pengelolaan sampah di momen lebaran ini.

“Mesin pirolisis jalan terus,” imbuh Sutarno.

Belum optimalnya pengelolaan sampah sampai terjadi penumpukan khususnya di momen lebaran ini. Sutarno berharap berbagai pihak terkait dapat mengerti dan memaklumi.

Polresta Banyumas, Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., Pemkab Banyumas, Kabupaten Banyumas, Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo

Related Posts

1 of 929